Blog

TALKING POINTS

Oleh: Waraney

Calon presiden dan wakil presiden main-main ke tongkrongan blogger? Agaknya acara semacam ini semakin menjadi hal yang biasa, terutama menjelang pemilu presiden bulan Juli yang akan datang. Tambah lagi kerjaan buat campaign strategist dan pakar komunikasi politik para kandidat. Makin banyak bahan obrolan dan tulisan buat blogger Indonesia.

Kemarin, 26 Mei 2009, berlangsung acara ‘Obrolan Langsat: Boediono Menjawab’ yang dimoderatori oleh Wicaksono. Mas Wicak, atau lebih terkenal dengan nom de guerre Ndoro Kakung, sudah beberapa kali menjadi fasilitator pertemuan antara politikus dengan blogger. Sebelumnya, ia turut serta mempertemukan Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI dan Ketua Umum Partai Golkar, serta Prabowo Subianto, Ketua Badan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya dengan social geeks di negeri ini.

Saya tiba di Wetiga, tempat acara berlangsung, agak terlambat. Menurut livetweet Enda Nasution, Boediono datang tepat waktu dan sempat menikmati cemilan angkringan yang tersedia di sana. Diskusi sudah dimulai saat saya akhirnya sampai, dan pekarangan depan markas dagdigdug.com itu tampak dipadati puluhan orang.

Boediono tampak cukup santai dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan moderator dan hadirin. Gampang ditebak, pertanyaan paling banyak menyangkut soal isu neo liberalisme dan kebijakan-kebijakan ekonomi yang turut dibidaninya, baik semasa menjabat menteri keuangan di bawah pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri, maupun saat bertugas sebagai gubernur Bank Indonesia di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia juga tak segan-segan mengakui bahwa dirinya kurang memahami beberapa isu yang ditanyakan hadirin, misalnya gender dan pemberdayaan perempuan, serta distribusi dan monopoli dalam industri kreatif di Indonesia.

Laporan real time acara dapat dibaca pada livetweet yang menggunakan hashtags #politikana dan #boediono.

Setelah acara selesai, saya sempat mewawancarai Goenawan Mohamad, penyair dan salah seorang pendiri Majalah Tempo. Dalam kesempatan ini GM mengungkapkan pendapatnya tentang Boediono dan tuduhan penganut neo liberalisme terhadap calon wakil presiden ini.

Share :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Twitter
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Technorati
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Google Bookmarks
  • Yahoo! Bookmarks
  • Live
  • email
  • PDF



6 Responses to Goenawan Mohamad: Boediono & Neo Liberalisme

  1. Hanny says:

    ternyata GM pendukung SBY-Boediono :D

  2. Ndoro Kakung says:

    aku mendukung hannya aja …. kalau kuat :D

  3. Waraney says:

    Wah, kalo Ndoro udah menyatakan dukungan ke Boediono, jangan sampe bias ya pas ngemsi kopdar capres/cawapres lainnya. Hehehehe..

    Kemaren curang, aku mau nanya dicuekin. Huuh!

  4. Pitra says:

    Ndoro kemarin keliatan bias sekali. Coba, kalau ndak bias, pasti Ndoro kemarin mainin BB selama jadi MC (spt pas Prabowo dulu).

  5. Waraney says:

    @Pitra, serius Ndoro sibuk mainin BB pas ngemsi Prabowo? Ih, gak profesional banget sih! Hahaha. Tapi denger2, acara Boediono kemarin paling pas atmosfirnya dibanding acara kandidat lain ya?

  6. Dhitri says:

    Yah, coba datang. Sebal sebal. Kopdar berikutnya ah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>